Tags

, , , , ,

Salam udara

Assalammualaikum, salam sejahtera.

Kesibukan kuliah semester ketiga saya di kampus ini cukup menyita hampir seluruh waktu, bahkan mengurangi jam istirahat harian yang menurut beberapa orang minimal 6 jam perhari. Oh ya, bagi yang belum pernah membaca postingan saya (ups, memangnya ada yang membaca?),kembali saya sedikit mengulang. Saya sedang “kabur” dari Indonesia. Kenapa kabur, ah kenapa ya, rumit juga sebabnya. Saat ini saya sedang ngangsu kawruh di satu-satunya negara di dunia yang menamai negaranya dengan nama sebuah keluarga,ya..Saudi Arabia. Saya mengambil jurusan linear dengan sekolah saya sewaktu undergraduate, Mechanical Engineering. Dalam beberapa post kedepan saya akan membahas segala macam pengetahuan terkait Mechanical Engineering yang saya dapat disini, dengan sedikit mendalam dan sedikit scientific.

Kenapa saya menggunakan judul Mechanical Engineering Science?yap, karena kita tidak akan membicarakan bagaimana prosedur membongkar atau memperbaiki mesin. Kita akan membahas tentang science/physical matter dari sebuah sistem yang tunduk pada hukum-hukum baik mekanika klasik maupun kemungkinan mengikuti mekanika kuantum. Kebetulan saya banyak mengambil matakuliah terkait structural mechanics, sehingga, untuk menghindari membicarakan sesuatu yang bukan bidangnya, seperti kebanyakan orang Indonesia masa kini, ya kita cukupkan saya pembahasan dibidang ini.

Dalam bidang mekanika struktur, di level undergraduate, kita mengenal beberapa matakuliah dasar yang sangat penting, dan wajib dipahami oleh mahasiswa S1 T. Mesin, misalnya Statics (Statika struktur) dan Dynamics, Calculus 1 dan 2, Linear Algebra, dan pengetahuan bahan dasar (Material Science). Matakuliah kuliah terakhir tidak perlu terlalu mendalam bagi mahasiswa yang ingin membidangi mekanika struktur.

engineering-mechanics-dynamics-7th-edition-j-l-meriam-l-g-kraige-1-638statics-bookc1bookamaterials-science-and-engineering-an-introduction-eighth-edition-by-william-d-callister-jr-david-g-rethwisch-1-638

Entah saya berlebihan atau tidak, bisa saya katakan bahwa seandainya, jikalau anda tidak mampu memahami matakuliah dasar diatas, setelah membaca tulisan ini, saya sarankan anda segera mempersiapkan untuk mengambil test masuk perguruan tinggi, mendaftar lagi perguruan tinggi dengan jurusan lain yang lebih anda sukai. Kenapa saya katakan seperti itu, karena melanjutkan mempelajari mekanika struktur tanpa memahami matakuliah dasar ini hanya akan membuat hari-hari anda selama kuliah di jurusan T.Mesin (bukan vokasi) seperti siksaan dan membuang-buang waktu dalam hidup anda.

Baik kita lanjutkan…………….

Calculus menjadi tool paling penting dalam karir dan perjalanan kita mengarungi luasnya salah satu pulau kecil bernama Mechanical Engineering, di dalam luasnya jagad ilmu bernama Physics. Yah, Mechanical Engineering cuma butiran pulau terpencil diantara luasnya jagad ilmu Fisika. Ini menjadi sebab, salah satu bidang ilmu yang sangat saya hormati adalah Fisika, begitu juga dengan orang yang menggeluti bidang ini. Calculus memberikan kita pondasi dasar dalam menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan diferensial dan integral. Banyak sekali fenomena fisik dalam mekanika struktur direpresentasikan dalam sebuah bahasa matematika yang kita kenal dengan persamaan diferensial dan untuk kasus-kasus sederhana mungkin dalam bentuk persamaan linear atau nonlinear.

vibrate34.gif

Untuk mencari solusi dari permasalah getaran pada gambar diatas wajib hukumnya bagi kita mengetahui operasi dasar Kalkulus dan Aljabar linier. Kurikulum undergraduate yang pernah saya lalui dulu hanya mengajarkan Calculus I dan II, namun beberapa negara lain seperti amerika memiliki satu lagi tambahan Calculus III. Bagian ke-3 dari matakuliah ini akan mengenalkan kita pada suatu topik yang sebenarnya sangat penting, terutama bagi kita yang ingin melanjutkan ke studi lanjut S2 dan S3 dibidang Mekanika Struktur, yaitu Vector and Tensor Calculus and Differential Geometry. Menurut guru-guru saya disini, mengapa pelajaran S1 mereka memasukkan matakuliah ini di level undergraduate karena sangat lucu apabila seorang sarjana teknik mesin bidang struktur tidak memahami operasi matematika vektor dan tensor. Saya jadi teringat perkataan salah satu guru saya di Indonesia semasa S1 mengatakan, kebanyakan orang Indonesia kurang nyaman (alias males) dengan vektor apalagi tensor. Ini sebenarnya adalah kelemahan yang sangat mendasar menurut saya, tapi berhubung saya masih newbie dibidang ini, ya sudah, biarkan saja kurikulumnya tetap seperti itu. Dan ini benar nyata, jarang sekali dosen bidang mekanika struktur yang memahami Vector and Tensor Calculus. Pembahasan agak mendetail tentang calculus III (Vector and Tensor Calculus) and Differential Geometry akan saya bahan di post selanjutnya, insya Alloh.

Ups, saya matikan AC ruangan dulu, terlalu dingin…………

Selanjutnya Statika Struktur. Matakuliah ini mungkin hampir diajarkan di hampir semua Universitas yang mempunyai jurusan T.Mesin non-vokasi. Jika kita masih ingat semasa SMA, Hukum Newton I, Mekanika Benda Tegar diajarkan di SMA Jurusan IPA kelas III. Isi matakuliah ini sangat sederhana dan mudah, yah, berbicara tentang hukum Newton I, yang menyatakan bahwa kondisi equilibrium suatu benda tegar bisa dicapai apabila seluruh resultan gaya yang dikenakan pada tersebut bernilai nol, artinya semua komponen gaya saling meniadakan, Res(F) = 0. Dalam matakuliah ini kita akan diperkenalkan dengan Diagram Benda Bebas (DBB), atau Free Body Diagram (FBD). Selanjutkan akan dikenalkan apa itu moment, kopel, bagaimana memindah sebuah gaya beserta momennya, dst.

fb-1

WARNING !!! memahami FBD atau DBB adalah kemampuan wajib (ibarat al fatihah dalam sholat, jangan ditafsir berlebihan yah). Hampir semua masalah mekanika struktur harus melalui fase ini dalam penyelesaiannya. Salah satu banyolan guru saya dulu, sidang sarjana itu minimal bisa menggambar FBD/DBB, kalau gak bisa, jangan dikasih ijazah..heeee…

Dynamics akan saya bahas tersendiri di post yang lain. Rekan-rekan pembaca, dalam seri tulisan-tulisan saya tidak membahas terlalu mendetail pokok bahasan yang diajarkan di level undergraduate, karena saya yakin, materinya hampir sama di semua perguruan tinggi. Tulisan-tulisan selanjutnya akan lebih membahas secara sedikit mendetail matakuliah-matakuliah bidang mekanika struktur di level graduate. Hal ini untuk menghindari komentar,..ah..iki wes tahu diajarke,..heee.

Ok, sekian dulu tulisan newbie, masih berantakan karena masih belajar jadi WordPress-er. Semoga bermanfaat.

Solidarity Forever

Teknik Mesin, Jaya..!!!

 

Dhahran, 15 November 2016

 

 

 

 

Advertisements